Pertempuran Athena rasanya sangat kudus. Dia tidak memaafkan tindakan yang mengotori kehormatan dan dia mengajar hormat dan harga diri kepada para pejuang. Karena ini banyak pejuang memanggil Athena 'Wanita Suci di Medan Perang'
Memberikan ATK [82/125/165]% damage sihir 3 kali.
[ nilai untuk rantai 1 / rantai 2 / rantai 3 ]
Saat menggunakan rantai 2, juga memberi DEF 335% damage sihir 3 kali dan memberi party perisai DEF 505%.
Senjata yang terikat pada hero ini. Senjata ini ditingkatkan melalui rantai tingkat 7 hingga 9 dan mengubah pasif hero saat dipakai.
Dibuat dan ditingkatkan di Pandai Besi (tombol Senjata Soulbound-nya) dari Iron dan kristal Soulbound (dari raid Benteng Jiwa atau toko Arena), plus Honor dan Gold. Terikat pada hero-nya; tidak ditempa seperti senjata biasa atau ditemukan sebagai drop.

Saat menggunakan rantai 2, DEF meningkat 19 selama 5 detik.

Saat menggunakan rantai 2, DEF meningkat 22 selama 5 detik.

Saat menggunakan rantai 2, DEF meningkat 26 selama 5 detik, dan Goddess of the Battlefield digunakan di lokasi musuh terjauh yang memberi 3345% DEF damage sihir.
Tampilan alternatif untuk hero ini. Kostum murni kosmetik: berbagi statistik, skill, dan pasif hero.
Setelah lama menanti-nanti pertemuan sosial itu, Athena justru kesiangan pada hari itu dan melewatkan seluruh keseruannya. Ia berusaha menjaga penampilan dengan satu hiasan bulu yang asal tersemat di atas rambutnya yang acak-acakan, tetapi cibiran di sudut bibirnya tak kunjung mereda, konon kabarnya. Bahkan gelar Santo Medan Tempur, pada saat itu, terasa tak lebih dari sebuah beban.
Athena, sang gadis suci yang diberkati bintang-bintang, telah turun ke medan pertempuran. Tempat itu, yang diawasi langit itu sendiri, hanya dianugerahkan kepada mereka yang menyebut nama sang ilahi.