Vincent akhirnya berhasil membalas dendam pada setan yang membunuh keluarganya. Namun, kekosongan dalam hatinya tetap. Dia terus berburu setan untuk menghapuskan perasaan kekosongan. Vincent sekarang mengembara di tanah sebagai hakim kejahatan. Dia tidak akan berhenti sampai semua setan hilang.
Menembakkan granat yang memberikan damage murni ATK [190/285/380]%.
[ nilai untuk rantai 1 / rantai 2 / rantai 3 ]
Setelah menggunakan serangan dasar 3 kali, menghasilkan 3 blok sendiri dan meningkatkan ATK sebesar 26% selama 8 dtk. Saat menggunakan rantai 3, menggunakan Peluncur Granat yang memberikan damage murni ATK 350% 2 kali.
Senjata yang terikat pada hero ini. Senjata ini ditingkatkan melalui rantai tingkat 7 hingga 9 dan mengubah pasif hero saat dipakai.
Dibuat dan ditingkatkan di Pandai Besi (tombol Senjata Soulbound-nya) dari Iron dan kristal Soulbound (dari raid Benteng Jiwa atau toko Arena), plus Honor dan Gold. Terikat pada hero-nya; tidak ditempa seperti senjata biasa atau ditemukan sebagai drop.

Saat menggunakan Serangan Dasar 3 kali, Critical Rate bertambah 17% selama 20 detik.

Saat menggunakan Serangan Dasar 3 kali, Critical Rate bertambah 20% selama 20 detik.

Saat menggunakan Serangan Dasar 3 kali, Critical Rate bertambah 39% selama 20 detik, dan Grenade Launch berubah menjadi Execution of Justice yang memberikan damage tetap 1720% ATK sebanyak 2 kali.
Tampilan alternatif untuk hero ini. Kostum murni kosmetik: berbagi statistik, skill, dan pasif hero.
Vincent, yang dalam kegelapan kini menghadapi banteng raksasa alih-alih iblis. Dengan selembar kain merah ia menjelma matador yang merebut setiap pandangan mata. Di ujung tiap langkah yang menariknya makin dekat untuk mengisi kehampaannya, ia tak lagi bisa membedakan apakah ia sang pemburu atau seekor binatang yang dikuasai kegilaan, begitu kata orang.
Memburu monster-monster yang mengintai dalam kegelapan, Vincent kembali ke jalanan malam ini. Begitu seorang pemburu telah menandai mangsanya, ia akan menuntaskannya hingga akhir sebelum fajar menyingsing.