Suatu hari saat bunga sakura mekar dan sangat indah dibawah sinar rembulan, seekor monster muncul dan menyerang desa. Banyak orang yang terluka dan desa dalam kekacauan. Saat itu Kaguya berhasil melumpuhkan monster tersebut dengan hanya satu anak panah saja. Hari itu kemudian ditetapkan sebagai hari raya bagi penduduk desa itu
Menembakkan panah parma penembus yang memberikan ATK [175/260/345]% damage sihir.
[ nilai untuk rantai 1 / rantai 2 / rantai 3 ]
Setiap 3 blok digunakan oleh party, memanggil pohon ceri yang memberikan ATK 64% damage sihir 10 kali selama 5 detik dan mengurangi MOV SPD sebesar 8% serta ATK SPD sebesar 16%.
Senjata yang terikat pada hero ini. Senjata ini ditingkatkan melalui rantai tingkat 7 hingga 9 dan mengubah pasif hero saat dipakai.
Dibuat dan ditingkatkan di Pandai Besi (tombol Senjata Soulbound-nya) dari Iron dan kristal Soulbound (dari raid Benteng Jiwa atau toko Arena), plus Honor dan Gold. Terikat pada hero-nya; tidak ditempa seperti senjata biasa atau ditemukan sebagai drop.

Memberikan RES -5 kepada musuh dalam jangkauan Cherry Blossom.

Memberikan RES -7 kepada musuh dalam jangkauan Cherry Blossom.

Memberikan RES -8 kepada musuh dalam jangkauan Cherry Blossom. Setiap kali party menggunakan 6 Blok, memanggil Giant Cherry Blossom yang memberi 185% ATK magic damage 10 kali selama 5 detik.
Tampilan alternatif untuk hero ini. Kostum murni kosmetik: berbagi statistik, skill, dan pasif hero.
Di sebuah pemandian air panas jauh di pegunungan Ryu, Kaguya — dengan handuk melilit kepalanya — menimba sendiri air panas untuk menyambut para tamu. Gejolak musim semi seorang putri tuan tanah yang, untuk sementara, menanggalkan kedudukannya dan sukarela melayani orang lain. Begitu kakinya tenggelam dalam rendaman tempat kelopak cherry mengapung, omelannya yang biasa pun seakan ikut hanyut.
Kaguya, putri penguasa Ryu, selalu pendiam dan tenang. Berdiri di bawah curahan bunga sakura, ia tampak bagai lukisan yang diciptakan oleh musim semi itu sendiri.